EKONOMI KREATIF DI DAERAH MAGELANG
![]() |
Hey Kawan, apa kabar kalian hari ini? Semoga selalu semangat belajar, ya! Hayo, siapa di antara kalian yang kalau sudah besar nanti mau menjadi wirausahawan? Para wirausahawan ini berperan besar dalam pengembangan sektor ekonomi, khususnya sektor ekonomi kreatif, lho. Apakah kalian pernah mendengar konsep ekonomi kreatif? Belum kan? Yuk, mari kita simak bersama mengapa konsep ekonomi kreatif sangat penting!
Nah, kalian sudah tahu belum sih apa itu konsep ekonomi kreatif? Konsep ekonomi kreatif merupakan konsep yang mengutamakan kemampuan berkreativitas dan berinovasi. Konsep ini juga mengandalkan sumber daya manusia untuk mencapai kesejahteraan. Selain itu konsep ini memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Indonesia sendiri memiliki banyak sektor ekonomi kreatif, lho! Banyak bangeeeet! Apa saja, sih?
Nah ini dibawah ini merupakan sektor-sektor ekonomi kreatif di Indonesia:
- Kuliner
- Periklanan
- Arsitektur
- Kerajinan
- Fashion Show
- Seni Rupa
- Musik
- Pertunjukan/Teater
Nah untuk kali ini aku akan berikan penjelan tenatang salah satu ekonomi kreatif di daerahku dalam sektor kerajinan.
EKONOMI KREATIF KERAJINAN BATU "COBEK" DI DAERAH MUNTILAN, MAGELANG
Sebelum itu aku jelasin dulu tentang apa sih itu cobek? tapi kebanyakan dari kaliyan pasti sudah banyak yang tahu, nih aku kasioh penjelasannya:
Cobek dan ulekan adalah sepasang alat yang telah digunakan sejak zaman purbakala untuk menumbuk, menggiling, melumat, mengulek, dan mencampur bahan-bahan tertentu (misalnya bumbu dapur,rempah-rempah, jamuatau obat-obatan Istilah cobek merujuk kepada sejenis mangkuk sebagai alas untuk kegiatan menumbuk atau mengulek, sementara ulekan merujuk kepada benda tumpul memanjang seperti pentungan yang dapat digenggam tangan untuk menumbuk atau mengulek suatu bahan. Baik cobek ataupun ulekan biasanya dibuat dari bahan yang keras, misalnya kayu keras, batu, keramik, atau logam.
Cobek dan ulekan telah lama digunakan sebagai alat dapur dalam proses masak-masak hingga kini.
Selanjutnya aku kasih tau nih gimana sih proses pembuatannya:
1: Mempersiapkan Batu Alam
2: Batu Alam Diukur dan dibentuk kasar
3 (Utama): Pembubutan Cobek Batu
Tahap 4 (Akhir): Finishing
Nah itulah uraian singakat tentang kerajian batu "cobek" tapi kerajian cobek tak selalu bner=tuknya dibuat biasa, di daerah muntilan dibuat dengan berbagai bentuk dan ukuran agar dapat menarik minat para konsumen. Jika anda berkunjung ke daerah Muntilan pasti banyak kios-kios yang menjual kerajian batu tersebut. tak hanya cobekl di daerah sana pun terdapat berbagai kerajian dari batu seperti patung.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar